PB X  Orang Pertama Pemilik Mobil di Indonesia

Orang pertama pemilik mobil di Indonesia tak lain adalah Raden Mas Sayyidin Malikul Kusna yang bergelar Pakubuwono (PB) X.

Ia adalah Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang berkuasa selama 46 tahun sejak 1893 hingga 1939. Ia lahir pada 29 November 1866.

Dirinya dianggap sebagai raja terbesar Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang bergelar Sampeyandalem Ingkan Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono X, hingga dianggap sebagai Kaisar Jawa.

Mobil pertama yang mengaspal di Indonesia itu adalah Benz Victoria Phaeton karya Karl Friederich Benz. Insinyur otomotif asal Jerman ini merupakan pencetus brand salah satu mobil mewah, Mercedes-Benz

Karl Benz sendiri dianggap sebagai pencipta otomobil berbahan bensin.

PB X membeli mobil Benz itu dari seorang penjual bernama John C Potter.

Pembelian PB X ini terjadi 8 tahun Benz menjual mobil pertamanya. Pembelian mobil oleh PB X harus dilakukan secara inden.

Pembuatan dan pengiriman mobil harus memakan waktu hingga satu tahun.

PB X sendiri harus merogoh kocek yang cukup dalam untuk memboyong mobil Benz Viktoria ini. Konon harga mobil itu berkisar 10.000 Gulden, atau setara dengan Rp 2,3 miliar saat ini.

Setibanya di Tanah Air, mobil Benz milik PB X pun menjadi mobil pertama yang ada di Indonesia.

Pada tahun 1924, mobil PB X ini diberangkatkan ke Belanda melalui pelabuhan Semarang, untuk mengikuti pameran mobil RAI Amsterdam Motor Show di sana.

Konon, penampakan mobil saat diberangkatkan tahun 1924 itu merupakan kali terakhir mobil Benz PB X terlihat di muka umum.

Pasalnya, mobil pertama di Indonesia itu tidak pernah kembali lagi ke Tanah Air.

Berdasarkan informasi yang ada, mobil Benz milik Pakubuwono X itu saat ini ada di Belanda, tepatnya di Museum Louwman.

Informasi ini salah satunya disampaikan oleh Kepala Museum Nasional Indonesia, Siswanto.

“Menurut informasi, mobil pertama di Indonesia itu berada di Muesum Louwman, Belanda,” kata Siswanto.

Menurut penuturan Siswanto, mobil Benz PB X awalnya berada diberangkatkan ke Jerman untuk bisa diperbaiki di sana. Namun, keadaan berubah kacau saat Perang Dunia II meletus di Eropa.

Mobil pertama di Indonesia itu lantas dinyatakan hilang untuk beberapa waktu lamanya.

“Nggak tahu ceritanya bagaimana si kolektor Belanda ini sampai menemukannya kembali,” ungkapnya. (*)

sumber: kompas.com

#indonesiatempodoeloe

#indonesia

#hindiabelanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *