KRUI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat (Disdikbud Pesibar) menggelar monitoring dan evaluasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun ajaran 2026/2027, di Pekon Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat Lampung.
Monitoring dan Evaluasi berlangsung selama tiga hari, di mulai dari, Jumat 31 Juli sampai Minggu 02 Agustus 2026.
Kegiatan dimaksud dikomandoi oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Paud dan PNFI, Hadiancha.SE. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, kepala sekolah dan semua pihak yang hadir.
Ancha juga menjelaskan bahwa kehadiran tim monotoring dan evaluasi dinas pendidikan dan kebudayaan di Way Haru adalah wujud dari komitmen untuk memastikan pembinaan dan peningkatan mutu pendidkan serta menjangkau satuan pendidikan termasuk yang berada di wilayah dengan tantangan akses dan kondisi geografis.
Untuk itu lanjut Ancha, guru adalah kunci keberhasilan, oleh karenanya pembinaan guru harus menjadi proses yang berkelanjutan agar kompetensi, profesionalisme dan dedikasi berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Ancha juga berpesan agar para guru terus meningkatkaan kualitas pembelajaran serta memanfaatkan teknologi sesuai kondisi sekolah demi untuk memperkuat karakter dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.
“Kegiatan ini adalah sebuah komitmen pemerintah kabupaten Pesisir Barat dalam memberikan perhatian kepada seluruh satuan pendidikan tanpa membedakan wilayah geografis karena meskipun wilayah Way Haru masuk dalam kategori Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) mereka (siswa) memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan yang bermutu,” tutur Hadianca.
Adapun sekolah -sekolah yang monitoring dan evaluasi di Way Haru yaitu, SDN 18 Krui, SDN 26 Krui, SMPN 5 Krui, SDN 13 Krui, SDN 23 Krui, SDN 22 Krui, SDN 25 Krui dan SMPN SATAP 1 Krui, tutup Hadiancha. Holil/W-01
