Diduga Maraknya Proyek Siluman Bangun  Drainase Pasar Panorama Dipertanyakan

Bengkulu — Proyek pembangunan drainase di kawasan Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Mirris menjadi sorotan publik Hasil pantauwan awak media pada Senin  sore 13/04/25 Proyek yang dikabarkan telah rampung tersebut dinilai janggal karena hingga kini belum difungsikan sebagaimana mestinya.

Terpantau di lapangan, saluran drainase justru terlihat tidak dimanfaatkan, bahkan sebagian area digunakan sebagai tempat parkir kendaraan. Selain itu, tumpukan tanah sisa pengerjaan masih terlihat berserakan dan belum dibersihkan, maka hal tersebut menimbulkan kesan proyek dikerjakan Belum rampung.

Kecurigaan publik semakin menguat lantaran tidak ditemukannya papan nama proyek di lokasi. 

Padahal, sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29 Tahun 2006 serta Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012, setiap proyek pemerintah wajib memasang papan informasi yang memuat detail kegiatan, seperti nama proyek, lokasi, sumber anggaran dari mana, pagu nilai proyek Berapa, waktu pelaksanaan, hingga pelaksana kegiatan tranparansi.

Hingga memicu kecurigaan,

Tidak adanya informasi tersebut memicu  bahwa proyek ini Di Duga merupakan proyek siluman” besar dugaan proyek ini berpotensi menjadi celah praktik korupsi.

Dengan kejanggalan

Masyarakat pun mendesak adanya transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah terkait mengenai pengguna anggaran negara. Warga berharap kejelasan mengenai besaran dana yang digelontorkan serta proses pelaksanaan proyek tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bengkulu, Noprisman, hingga saat ini belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan.

Diketahui, Pemerintah Kota Bengkulu sebelumnya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk perbaikan infrastruktur, termasuk sektor drainase. Namun, masyarakat menegaskan bahwa penggunaan anggaran tersebut harus dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

(Tim/ hs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *